In your state, you are required to confirm you wish to access this information. Please enter 'QLD' or 'WA' in the field below to continue.

No thanks

Kompensasi Penerbangan Air Asia QZ8501

Departmen Penerbangan Shine Lawyers akan mengatur litigasi dan upaya legal atau upaya quasi-legal yang mungkin dibutuhkan untuk mendapatkan keadilan atas nama orang yang terkena dampak kehilangan tragis penerbangan Indonesia Air Asia (‘Air Asia’) QZ8501.

Halaman ini menjelaskan tuntutan hukum kompensasi terhadap Air Asia menurut baik Konvensi Warsaw maupun Konvensi Montreal, yang merupakan sumbur utama hak bagi keluarga  yang telah terhilang orang yang dicintai.

Informasi tersebut disediakan untuk membantu keluarga penerbangan QZ8501 mengerti hak hukum mereka dan sumber-sumber bantuan dan kompensasi, yang mereka mungkin berhak.

Our offer to you

  • Obligation-free consultation to assess your case confidentially

  • Claim assessment process where we will explain all of the options available to you

  • We can come to you - if you can't make it into the office we're more than happy to come to you

  • No Win No Fee arrangement

Common questions about Kompensasi Penerbangan Air Asia QZ8501

  • Kecelakaan Airfast Services DC3 crash, Pekanbaru, Indonesian, 28.04.81
  • Kecelakaan Indonesia Airlines Airbus 300 Penerbangan 152 dekat Medan, Indonesia, 26.09.97
  • Kecelakaan SilkAir Boeing 737 Penerbangan 185, Sumatra, Indonesia, 19.12.97
  • Kecelakaan Garuda Indonesia Airlines Boeing 737 Penerbangan GA 421, Jawa Pusat, Indonesia, 10.01.02
  • Kecelakaan Lion Air McDonald Douglas MD-82 Penerbangan 538, Bandar Udara Adisumarmo, Solo, Indonesia, 30.11.04
  • Kecelakaan Adam Air Boeing 737 Penerbangan 574 dekat Sulawesi, Indonesia, 01.01.07
  • Kecelakaan Garuda Indonesia Airlines Boeing 737 Penerbangan GA 200, Bandar Udara Yogyakarta, Indonesia, 07.03.07
Laporan awal kami yang diterbitkan pada 29 Desember 2014 menceritakan informasi utama tentang rute, jenis pesawat, dan kewarganegaraan penumpang. Upaya pemulihan sedang dilakukan di Laut Jawa lebih barat daripadi Borneo, Indonesia untuk menemukan kembali korban yang tersisa dan pesawat, bersama “kotak hitam” pesawat (perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan).

Diagram dibawah menggambarkan dalam ringkasan rute pesawat, namun itu yang harus dicatat merupakan bahwa Komite National Kelematan Transportasi Indonesia (“KNKT”) belum memastikan informasi ini di dalam Laporan Awal. Saat laporan itu diterbitkan, laporan itu akan menyediakan deskripsi otoritaf peristiwa.

air asia plane crash lawyers
Pertanggung jawab legal Air Asia dirangkasan di bawah. Anda seharusnya mencari nasihat khusus dari kami karena kami tidak bisa meringkasan semua elemen tanpa informasi khusus dari setiap keluarga penumpang:

Hukum yang berlaku kepada keluarga penumpang siapa saja dan wilayah hukum di mana kami dapat atau akan memulai tindakan atas nama keluarga penumpang hanya dapat ditentukan dengan memeriksa recana perjalanan khusus setiap penumpang. Hukum yang berlaku dan menentukan jumlah kompensasi sebagain besar tergantung pada tempat awal, tempat tujuan, dan tempat mampir sepanjang perjalanan penumpang. Konvensi yang mungkin (perjanjian internasional) berlaku adalah Kovensi Warsaw 1929 dan Konvensi Montreal 1999.

Hukum tersebut bukan berdasarkan “kesalahan” – artinya bahwa (beberapa) kompensasi tersedia dari Air Asia apakah atau tidak penyebab khusus kecelakaan menentukan cuaca, maskapai penerbangan atau karyawannya, atau pihak lain atau entitas Pemerintah (apakah dengan disengaja atau tidak). Di bawah hukum penerbangan internasional, maskapai penerbangan bertanggung jawab semula untuk menyediakan kompensasi untuk kehilangan orang yang dicintai.

Hukum dan kebijaksanaan internasional lain tentang pertolongan keluarga untuk korban kecelakaan penerbangan dan keluarga dia juga berlaku, dan terpisah dari hukum kompensasi penerbangan internasional.

Bagaimana anda dapat memutuskan hukum kompensasi yang apa berlaku?

Hukum kompensasi yang berlaku berdasarkan di mana keluarga memutuskan memulai tuntutan hukum dan makanya hukum negara di mana tuntutan hukum dimulai berlaku. Di mana tuntutan hukum dapat dimulai berdasarkan perjanjian internasional apa yang berlaku, dan itu ditentukan sesuai dengan kontrak pengangkutan (recana perjalanan/tiket) setiap penumpang.

Konvensi internasional yang berlaku menyediakan pilihan wilayah hukum yang seharusnya dipertimbangkan dengan bantuan pengacara penerbangan yang telah menganalisis rencana perjalanan khusus dan latar belakang orang dicintai anda.

Kenyataannya adalah, keluarga akan menghadapi banyak hukum kewajiban rumit yang mungkin berlaku pada tuntutan hukum mereka berdasarkan ciri khas perjalanan dan latar belakang perumahan orang dicintai mereka.

Contoh penentuan hukum kompensasi yang berlaku bagi keluarga QZ8501

Jika penumpang kembali ke Singapura pada penerbangan QZ8501 dan telah memesan penerbangan pulang pergi Singapura-Indonesia-Singapura atau tiket “kembali”, makanya Konvensi Montreal 1999 berlaku.

Jika penumpang kembali ke Singapura pada penerbangan QZ8501 dan telah memesan penerbangan pulang pergi Indonesia-Singapura-Indonesia atau tiket “kembali”, makanya Konvensi Warsaw 1999 berlaku.

Jika penumpang jalan ke Singapura pada penerbangan QZ8501 dan telah memesan tiket satu arah saja dari Indonesia-Singapura, makanya Konvensi Warsaw 1929 berlaku. Jika penumpang jalan ke Singapura pada penerbangan QZ8501 sebagai bagian rencana perjalanan yang lebih kompleks dan termasuk beberapa kota, dan mempunayi tujuan di negara yang diratifikasi Konvensi Montreal 1999 (misalnya Australi-Indonesia-Singapura-Australi), makanya Konvensi Montral 1999 berlaku.

Ada beberapa kemungkinan lain yang hanya dapat ditentukan dengan memeriksa recana perjalanan setiap penumpang dan mencatat hukum yang berlaku.

Fitur umum dari konvensi penerbangan yang relevan untuk penumpang dan awak pesawat QZ8501

Perjanjian internasional ini hanya berlaku bagi penumpang dan keluarganya, tidak awak pesawat, pramugari atau penumpang gelap.

Konvensi-konvensi (baik Warsaw maupun Montreal) menyediakan (dalam ringkasan) bahwa maskapai bertanggung jawab untuk keluarga terdekat atau orang yang bergantung secara finansial kepada penumpang yang hilang dalam kecelakaan, untuk membayar kompensasi yang terbukti sampai bantas tertentu (yang tergantung pada Konvensi).

Menurut Konvensi Montreal 1999 damages/ kompensasi hampir-hampir tidak terbatas tergangtung pada kriteria hukum khusus terpenuhi. Tuntutan hukum Konvensi Warsaw 1929 sangat terbatas (sampai kira-kira $8.300 USD untuk setiap penumpang) tetapi batas itu dapat dihindari oleh maskapai dan pengasuransi dalam perundingan atau diabaikan secara legal kalau itulah diterima bahwa kecelakaan disebabkan oleh “kelakuan buruk disengaja” maskapai.

Kami dapat membantu keluarga awak pesawat dan pasti mendorong mereka mencari nasihat hukum pada awal supaya mereka dapat mengerti hak khusus mereka, bersama dengan mitra Indonesia kami. Dalam percakapan dengan angotta keluarga awak pesawat yang terhilang dari kasus Asia Tenggara lalu, kami menentukan kompensasi yang tersedia until keluarga awak pesawat biasanya kecil, tetapi tetap ada kemungkinan bernegosiasi kompensasi lebih tinggi dengan pengasuransi maskapai.

Kasus yang dikelola tanpa pengahlian bisa berarti keluarga tidak menerima kompensasi moneter secara cukup atau adil dan makanya, meskipun anda merasa Kovensi Warsaw 1929 mungkin berlaku pada tuntutan hukum keluarga anda, anda seharusnya mencari nasihat sanggup supaya memastikan bahwa semua jalan kompensasi yang benar dieksplorasi atas nama anda.
Para keluarga penumpang dapat mulai tuntutan hukumnya sampai 2 tahun setelah kecelakaan terjadi - yaitu, sampai 28 Desember 2016.

Jika keluarga menunggu beberapa bulan atau tahun sebulum mencari nasihat tentang akibat hukum kecelakaan, makanya mungkin mereka hilang haknya untuk menerima kompensasi yang dapat disediakan oleh maskapai. Periode 2 tahun tidak dapat diperpanjang di bawah hukum nasional negara apa saja atau di hukum internasional.

Batasan 2 tahun berlaku pada setiap tuntutan hukum keluarga penumpang. Batasan waktu ini tidak berarti anda harus menerima tawaran yang disediakan kepada anda oleh maskapai atau pengasuransinya (lihat di bawah untuk informasi lagi tentang tawaran maskapai/pengasuransinya).

Kemampuan memutuskan kompensasi penerbangan apa/berapa untuk menerima selalu milik keluarga, tidak maskapai/pengasuransi, tidak pengacara penuntut/penggugat.
Air Asia bertanggung jawab untuk “kecelakaan” secara ketat (“kecelakaan” adalah kata hukum, tidak deskripsi terjadian).

Artinya:

  • Maskapai harus membayar kompensasi untuk kehilangan terbukti yang disebabkan oleh kehilangan orang dicintai, tanpa siapapun dibutuhkan membuktikan maskapai yang salah, terbatas 113.100 “Special Drawing Rights ” (dalam mata uang, ini berarti kira-kira $195.000 AUD; $175.000 USD; Rp 2 milyar IDR); dan,
  • Kalau maskapai tidak dapat membuktikan “kecelakaan” tidak setidaknya sebagian karena maskapai atau pegawai perusahaan / agen lakukan atau gagal lakukan, makanya keluarga dapat menerima kompensasi untuk kerugian terbukti di atas batasan 113.100 SDR.
  • Kalau tidak, kalau di pengadilan, maskapai tidak dapat membuktikan kehilangan terjadi mata-mata sebagai akibat kelalian atau tindakan salah atau kealpaan orang selain daripada maskapai, makanya keluarga dapat menerima kompensasi untuk kerugian terbukti di atas batasan 113.100 SDR.
  • Maskapai harus membuat pembayaran di muka kepada keluarga terdekat setiap penumpang, yang jumlahnya kemudian dikurangi dari kompensasi lagi atau terakhir yang diterima oleh keluarga.
Konvensi Warsaw 1929 adalah perjanjian kuno yang, sejak itu mulai berlaku, telah diubah (dan perubahan diterima oleh) beberapa negara enam kali sebelum Konvensi Montreal 1999 yang lebih baru mulai berlaku pada tahun 2003.

Namun, tidak satupun diterima oleh Indonesia, artinya kalau Kovensi ini berlaku pada tuntutan hukum keluarga, hanya negosiasi bijaksana dengan maskapai/pengasuransinya akan memastikan standar internasional yang cukup atau realisis dalam kaitannya dengan kompensasi akan dibayar atau litigasi akan dibutuhkan dikejar untuk menerima kadar kompensasi itu (yang modern) (kalau/sewaktu bukti dari penyelidikan menentukan bahwa “kelakuan buruk disengaja” maskapai berkontribusi kecelakaan).

Kompensasi umum tersedia sebagai berikut:
  • Maskapai harus membayar kompensasi untuk kerugian finnasial terbukti yang adalah akibat kehilangan orang dicintai, tanpa siapapun dibutuhkan membuktikan maskapai yang salah, terbatas 125.000 Poincare francs (misalnya franc Perancis yang, pada 1929, setara dengan “65,5 miligram emas dengan kehalusan keseribu 900”)
  • Mata uang ini (“Poincare franc”) susah untuk mengkonversi ke mata uang yang modern karena mata uang itu tidak lagi dipakai dan pengadilan di seluruh dunia membuat konversi secara berbeda. Itulah diterima jumlah tersebut setara dengan kira-kira $10.000 USD.
  • Kalau maskapai atau agen maskapai siapapun yang bertindak di dalam ruang lingkup kerja menyebabkan kehilangan penumpang sebagai akibatnya “kelakuan buruk disengaja”, makanya maskapai tidak boleh membatasi tanggung jawabnya ke 125.000 Poincare francs dan harus membayar kompensasi kenyataan apapun yang dapat dibukti dan dihitung di atas jumlah itu.
  • Tidak ada kebutuhan untuk menyediakan pembayaran di muka kepada keluarga untuk kebutuhan ekonomik mendesak (namun, praktek hari-hari ini memastikan sedikit uang tetap disediakan kepada keluarga/keluarga terdekat dengan segera untuk mengatasi kebutuhan ekonomik mendesak menyusul kehilangan penumpang).
Tidak. Keluarga tidak boleh menuntut Air Asia di bawah hukum setempat negara apapun (misalnya, hukum setempat Indonesia atau Australi misalnya “untuk kelalaian”) karena baik Konvensi Warsaw maupun Montreal dibandingkan sebagai sumbur hak hukum sendirian untuk keluarga penumpang yang terluka atau terhilang.
Tergantung pada akibat penyelidikan resmi dan penyelidikan pribadi sejalan, yang mungkin dimulai atas nama keluarga korban, mungkin ada entitas lain yang bertanggung jawab kepada keluarga untuk kompensasi.

Pada saat ini, spekulasi tentang entitas lain itu mungkin tidak didukung oleh bukti dan makanya penyelidikan resmi setelah perekam kotak hitam dipulihkan akan sangat penting untuk penentuan siapa bertanggung jawab di samping maskapai. Namun, meningkat jenis pesawat khusus yang terlibat dalam kecelakaan, ada beberapa tanda awal bahwa beberapa aspek dari sistem pesawat (bersama dengan kondisi cuaca sangat serius yang ditemui dan mungkin reaksi pilot pada kondisi itu) yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan.
Ada perundang-undangan Indonesia yang mendikte lagi kompensasi (1.25 milyar IDR atau kira-kira $98.830 USD) tersedia untuk setiap penumpang.

Jumlah ini tetap di bawah standar internasional dan sebenarnya mencerminkan tingkat kompensasi yang tetap dibandingkan sebagai “tidak adil” dua dekade yang lalu.

Perundang-undangan Indonesia mencerminkan batasan tanggung jawab yang dibandingkan tidak cukup oleh masyarakat internasional bahkan kembali akhir 1990-an. Pada tahun 1996, beberapa maskapai besar memutuskan secara sepihak menghindari batasan tanggung jawab Warsaw dan memperbolehkan kompensasi 100.000 SDR (kira-kira $140.000 USD setiap penumpang dalam kecelakaan). Keputusan ini terjadi dalam IATA Perjanjian Intercarrier 1996.

Enam belas tahun lalu (pada tahun 1999), Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) membawa masyarakat internasional bersama-sama untuk mengatakan bahwa bahkan jumlah $ 146.000 USD tidak cukup dan dengan demikian Konvensi Montreal diciptakan. Semula, Konvensi Montreal memastikan hingga 100.000 SDRs tanpa bukti kesalahan seperti perjanjian 1996, tetapi juga melangkah lebih jauh dan membuat kompensasi efektif tanpa batasan jika maskapai tidak dapat membuktikan kecelakaan terjadi karena kesalahan entitas selain maskapai.

Selain itu, batasan tanggung jawab dipengaruhi oleh "eskalator klausul" yang berarti jumlah uang (yaitu kompensasi maksimum yang tersedia tanpa keluarga harus membuktikan maskapai yang bersalah ) diperbarui secara teratur oleh ICAO. Batasan sekarang 113.000 SDRs atau kira-kira $160.000 USD.

Makanya, keluarga Indonesia yang sekarang menderita karena kehilangan orang dicintai di penerbangan QZ8501, sebenarnya tidak berada dalam situasi yang lebih baik dibandingkan kalau kecelakaan terjadi dua dekade yang lalu, bahkan dengan perundang-undangan Indonesia yang relatif baru.

Situasi jelas - keluarga layak diperlakukan lebih baik.

Kami akan bekerja bersama keluarga siapa mempertahankan kami untuk meyakinkan pengasuransi Air Asia memberitahukan secara resmi bahwa ia akan menangani tuntutan hukum keluarga sejalan dengan standar modern (Konvensi Montreal), atau mencoba menegosiasikan penyelesaikan yang wajar sesuai dengan standar penerbangan internasional. Litigasi adalah pilihan terakhir.

Poin penting dicatat, keluarga siapa saja yang menerima uang (kira-kira $98.000 USD) dari Air Asia sebelum penyelidikan selesai, keluarga tidak boleh menerima kompensasi lagi kalau itulah tersedia nanti (misalnya kalau litigasi atau penyelidikan menentukan Air Asia melakukan “kelakuan buruk disengaja” yang menyebabkan kerugian, makanya tidak ada batasan kompensasi kecuali untuk apa setiap keluarga dapat membuktikan adalah kerugian keuangan).

Tetap penting sekali untuk keluarga mencari bantuan dari pengacara penerbangan yang sanggup dan memiliki pengalaman yang sesuai.
Pak Fernandes, menjawab pertanyaan media pada 30 Desember 2014, mengatakan maskapai dia tidak akan “bersembunyi di balik Konvensi” yang kami ambil bahwa kompensasi akan dihitung dan ditawarkan kepada keluarga penumpang tanpa memperhatikan batasan ketat Konvensi Warsaw. Kalau ini benar, itulah langkah yang berbelaskasih dan yang menggembirakan untuk keluarga.

Namun, pengansuransi maskapai (Allianz) bertanggung jawab menyediakan kompensasi kepada keluarga, and komenter CEO Air Asia tidak ikatan hukum pada Allianz. Mereka boleh mengandalkan batasan kompensasi Konvensi Warsaw kalau mereka pilih. Tertentu, “Syarat dan ketentuan pengangkutan penerbangan QZ” Air Asia Indonesia tidak mengabaikan batasan tanggung jawab Konvensi Warsaw.

Ketentuan mengucapkan:
11.1 Pemberitahu Konvensi Warsaw, Montreal: Kalau perjalanan penumpang termasuk tempat tujuan atau penumpang berhenti di negara selain dari negara awal, Konvensi Warsaw atau Konvensi Montreal 1999 mungkin berlaku and Konvesi Warsaw atau Konvensi Montreal 1999 mengatur dan biasanya membatasi tanggung jawab pengangkut untuk kematian atau cedera pribadi dan dalam hal kehilangan atau kerusakan bagasi.

….dan (di Artikel 11.3):
Artikel 11 - Batasan Pertanggung Jawab
11.3j. Tidak ada apa saja di dalam Syarat dan Ketentuan Kontrak akan mengabaikan pengecualian atau pembatasan apapun di bawah Konvensi Warsaw atau Konvensi yang berlaku lain atau hukum yang berlaku kecuali dinyatakan lain oleh kami.

Apalagi, mengingat kata-kata eksplisit Syarat dan Ketentuan, sangat diragukan bahwa komenter Pak Fernandes akan memiliki efek hukum.

Artikel 13 Syarat dan Ketentuan menyediakan (sepenuhnya):
Artikel 13 - Modifikasi dan Pengabaian
13.1 Tidak satupun agen, pegawai atau pegawai perwakilan kami mempunyai otoritas mengubah, memodifikasi atau mengabaikan ketentuan apapun dari Syarat dan Ketentuan ini.
Shine Lawyers akan menganjurkan tanpa biaya untuk anggota keluarga QZ8501 untuk memastikan mereka menerima hak sepenuhnya menurut hukum. Kami akan menasihat secara terbuka keluarga tentang hak bantuan keluarga di bawah hukum penerbangan internasional, karena kami merasa ini kewajiban kami sebagai para ahli daerah di bidang ini.

Artinya, kami akan menuntut keluarga menerima informasi yang tepat pada waktunya dan semua hak dan kebutuhannya pada saat ini dipenuhi oleh Air Asia sesuai dengan kewajibannya menurut hukum penerbangan internasional. Kami juga akan menuntut atas nama keluarga, informasi baru dari organisasi internasional lain yang diberi tugas, atau ingin melakukan tugas sendiri, menyumbangkan operasi penyelidikan.

Artikel lain di situs web kami menggambarkan hak bantuan keluarga dalam lebih perincian, atau silakan menghubungi kami untuk membahas.
Keahlian kami dalam kaitannya dengan penerbangan Air Asia QZ8501 telah dicari oleh:



Dan beberapa lagi termasuk Liputan6 Indonesia, dan Free Malaysia Today Malasia dan MalayMail Online.
Kami akan membantu keluarga QZ8501 untuk memperbaiki kesalahan dalam semua tuntutan hukum kompensasi penerbangan internasional, kami dapat mengejar pada dasar “tidak menang tidak ada biaya”. Kalau kami tidak menerima kompensasi apapun, tidak ada biaya hukum atau biaya pengeluaran yang harus dibayar.

Kami dapat mengelola hukum internasional dan asing kompleks yang berlaku pada tuntutan hukum dari semua wilayah hukum dengan bantuan beberapa mitra hukum dan persatuan internasional yang ahli utama, termasuk di Indonesia dan Eropa, dan atas nama penumpang dan awak pesawat.
Di dalam kasus kecelakaan pesawat utama, pengasuransi maskapai biasanya mencoba menyelesaikan tuntutan hukum dengan keluarga penumpang pada awalnya. Walaupun, praktek ini tidak melanggar hukum, sangat penting keluarga menyadari bahwa sangat menarik untuk maskapai dan pengasuransinya membayar kompensasi paling kecil yang keluarga berhak di bawah Konvensi yang berlaku.

Anda tidak mempunyai kewajiban menerima tawaran yang diberikan kepada anda oleh maskapai atau pengasuransinya, bahkan itulah hanya ditawarkan untuk waktu yang terbatas.

Selain itu, anda tidak harus menanda documen apapun sebelum anda menerima nasihat pribadi tetang arti documen itu dan apa yang anda mungkin hilang dalam pertukaran untuk tawaran kompensasi yang kecil atau sedang.

Anda berhak menerima nasihat hukum sendiri tentang tawaran apapun yang ditawarkan kepada anda oleh maskapai dan pengasuransinya.
Umumnya, tidak. Jumlah uang ini bermaksud membantu kebutuhan mendesak keluarga dan documen-documen apapun untuk ditanda dalam kaitannya dengan pembayaran itu harus menyebutkan bahwa pembayaran itu tidak boleh dipulihkan oleh maskapai kecuali kalau pembayaran dibayar secara resmi sesuai dengan Konvensi Montreal. Kalau anda ragu, meminta bantuan kami, yang akan disediakan tanpa biaya.

Kami mengkhususkan membantu keluarga menerima hak hukum maksimum di bawah hukum internasional dan di bawah hukum negara di mana mereka memulai tuntutan hukumnya (bekerja sama dengan mitra internasional yang fokus kami).

Pengacara yang hadir atas nama maskapai dan pengasuransinya tidak bertindak untuk anda.

Kalau anda menggaji pengacara penerbangan, pengacara itu akan bertindak untuk anda untuk mendapatkan akibat yang paling baik dari maskapai dan pengasuransinya.
Nasihat penerbangan kami tersedia 24 jam setiap hari, 7 hari setiap minggu. Ceklikan untuk menghubungi kami hari ini.

Kami juga dapat mengunjungi anda, di mana saja anda terletak.

Latest from the blog

Top safety tips for your summer scuba adventure
November 17, 2017

Top safety tips for your summer scuba adventure

Scuba diving is a unique and exciting recreational activity that many people enjoy, but it comes with inherent risks. Problems can arise before, during and after your dive, so before you jump in the water, it’s important to be aware of the risks involved and how you can keep safe during your dive. Problems before […]

Read more
Full Cycle – Safety Tips
November 16, 2017

Full Cycle – Safety Tips

Road safety is the number one priority when going for a ride. Shine Lawyers‘ Cycling Law expert Stuart Le Grand discusses some handy safety tips to help keep you safe on your bike. See Stuart’s tips, as televised on Full Cycle, in the video below.   “It’s important that you are always in control when on […]

Read more
What happens at schoolies doesn’t always stay at schoolies
November 15, 2017

What happens at schoolies doesn’t always stay at schoolies

You’ve just finished your exams, you’re heading off on your first ‘adult’ holiday with your mates – without parental supervision and you’re signing up for a week of late nights, drinking and some pretty wicked parties. You’re hoping to make memories that will last a lifetime but what you DON’T want, are memories that last […]

Read more
See more from the blog

Enquire now

Call Us Now

Our friendly consultants are available to talk Monday to Friday, 8:15am to 6:00pm AEST.

1800 618 851

Live Chat

Chat with Shine Lawyers through the livechat system without leaving your computer. No downloading, completely private and best of all - its easy to use.

Start a live chat now

Enquire Now

Enquire now